Selasa, 13 Juli 2010

Keris Singo Barong Tangguh Kamardikan

Gambar selengkapnya klik disini
Keris ini saya perkirakan merupakan hasil olahan dari logam tua (kemungkinan dari keris/tombak yang rusak atau perabot lama yang menggunakan logam). Prakiraan pembuatan periode 1970 - 1980. Dhapur keris Singo Barong Luk 9. Pamor Melati Rinonce. Bagian gandik menunjukkan stilasi singa (cina) yang ditatah. Bagian tikel alis dan wadidang ditatah krawangan motif lung-lungan. Demikian juga bagian ganja (kiri-kanan dan wuwungan).
Hiasan krawangan ini dari aspek keindahan dapat dikatakan indah dan tingkat kesulitan pembuatannya cukup tinggi mengingat logamnya menunjukkan ciri yang sangat keras. Yang menjadi catatan disini : Pertama, pembuatan stilasi singo barong tidak ada "kemaluan" yang secara umum dijumpai pada keris-keris dengan dhapur singo barong. Bisa jadi ini kesengajaan atau (meski kecil kemungkinannya) karena proses kamalan. Selanjutnya bentuk greneng yang juga tidak umum. Sebagaimana diketahui bahwa penerapan greneng biasanya menggunakan bentuk huruf jawa 'ro' dan 'dha', diikuti kanyut (untuk keris-keris tertentu)
Warangka dari kayu timoho dengan pelet yang cukup tegas. Deder/Ukiran keris dari Kayu Tayuman (lama). Dari segi garap sudah cukup bagus, baik tempaan besi, proses kamalan serta pola penempatan pamor. Bentuk luk lebih mengarah model keris Tangguh Pengging, yaitu cukup rengkol.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar